Cara Mendapatkan Uang Sebagai Freelance Game Developer

Dipublikasikan oleh Akbar pada

Cara Mendapatkan Uang Sebagai Freelance Game Developer

Mungkin sebagian besar teman-teman developer sudah banyak mengetahui beberapa  cara mendapatkan uang dari game developer. Tapi beberapa teman-teman disana yang baru mulai belajar tentang game developer mungkin juga masih bertanya dari mana game developer bisa mendapatkan uang, khususnya indie game developer atau freelance game developer.

Pertama kali saya belajar tentang game developer, saya juga bertanya-tanya darimana game developer itu bisa menghasilkan uang. Seperti yang kita tau banyak sekali game-game yang bisa di dapatkan secara gratis di internet. Lalu dari mana mereka mendapatkan uang? Nah disini kita akan membahas satu per satu.

Pada dasarnya, yang kita bahas adalah freelancer. Ada 2 hal dasar dimana freelancer bisa mendapatkan uang. Pertama adalah dari skill yang dimiliki dan karya yang telah dibuat.

Mari kita bahas cara mendapatkan uang sebagai freelance developer mulai dari yang pertama:

1. Membuka Jasa Pembuatan Game

Tidak ada penjelasan penting disini, intinya temen-temen dapat menawarkan jasa pembuatan game development sesuai dengan skill yang temen-temen miliki. Cara dan model jasa yang ditawarkan sangat bebas terserah temen-temen.

Saya pribadi hanya menawarkan jasa melalui instagram dan website. Saya mengupload beberapa gambar dan deskirpsi hasil pengerjaan yang sebelum-sebelumnya.

Jasa Pembuatan Game dan Media Pembelajaran Interaktif

Instagram saya bisa dikunjungi disini : @akbar.project

Menurut saya dalam membangun sebuah jasa, yang paling utama adalah kepercayaan. Ada 3 hal dasar yang perlu dilakukan agar bisa mendapatkan kepercayaan dari klien.

1. Membuat Portofolio – Daftar Pengalaman / Hasil karya yang telah dibuat

2. Membuat Dokumentasi – Tutorial, dll.

3. Rules dan Aturan yang Jelas

 

2. Menjual Game Premium

Sebenarnya tidak ada yang perlu dijelaskan lagi untuk menjual game. Intinya kita membuat dan menjualnya lewat berbagai media. Bisa lewat playstore, appstore, dll. Bisa juga kita kemas dalam sebuah kemasan produk penyimpanan digital seperti dvd, flashdisk dll. dan menjualnya.

Tentunya ini akan sedikit berat bagi freelance game developer karena jika ingin menjual game tentunya gamenya harus benar-benar bagus dan bersaing dengan berbagai banyak game yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan game besar. Ditambah lagi saat ini sudah banyak sekali game-game gratis yang bagus.

 

3. Menjual Source Code / Master Program

Nah, bagi freelance developer, menjual source code juga cukup menguntungkan. Saya pribadi selain menjual jasa juga menjual source code/master program yang telah saya buat sebelumnya.

Untuk menjual source code / master program dapat dilakukan dengan beberapa cara dan di beberapa tempat.

Source code yang kita buat bisa dijual melalui website-website diinternet yang menjual source code, disana biasanya kita bisa juga menjual source code. Akan tetapi biasanya ada standart nya masing-masing, jadi tidak semua source code kita bisa dijual. Iya dong, kalo source nya ancur kan kasian yang beli hehe.

Selain itu bisa juga dijual dalam bentuk CD dan kita pasarkan lewat lapak-lapak online yang ada. Dan masih banyak lagi cara-cara lain untuk menjual source code.

 

4. Memasukan Iklan kedalam Game

Tidak asing lagi dong sama yang satu ini. Inilah alasan kenapa banyak game-game bagus yang dapat didownload gratis. Dengan memasukan iklan ke dalam game yang kita buat, dapat juga menambah penghasilan kita, tentunya bergantung dengan seberapa banyak pengguna game nya dan seberapa sering gamenya dimainkan.

Ada layanan penyedia iklan populer untuk mobile game. Salah satunya yang paling populer adalah admob (google mobile ads). Saya sendiri saat ini menggunakan google mobile ads. Sebelumnya saya pernah menggunakan UnityAds, namun karena google mobile ads alur pembayarannya lebih mudah dipahami, akhirnya saya berpindah ke google mobile ads.

Namun menambahkan iklan kedalam game terdapat sedikit kekurangan. Yang paling terlihat adalah terganggunya user terhadap experience game yang ditawarkan. Apalagi jika iklan tidak ditempatkan di tempat dan waktu yang tepat. Hal ini sebenarnya bisa sedikit kita atasi dengan In App Purchase. Apa itu In App Purchase?  Lanjut baca gan

 

5. In App Purchase (Penjualan dalam aplikasi)

In-app purchase (atau in-app billing untuk di Android) singkatnya adalah di mana sebuah aplikasi menjual produk digital baik itu barang ataupun layanan ke pengguna aplikasinya. Hal ini cukup populer digunakan saat ini, khususnya pada game-game gratis.

Beberapa produk digital yang populer dijual dalam game adalah sebagai berikut:

  1. Item – bisa berupa senjata, aksesoris, skin, karakter dll.
  2. Ability – peningkatan kemampuan player, menambah skill baru, dll.
  3. Level – biasanya ada beberapa game yang menjual level/arena/stage untuk melanjutkan permainan
  4. Fitur Hapus Iklan – seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, iklan dalam game cukup menguntungkan tapi juga cukup mengganggu. Nah agar user tetap bisa menikmati game tanpa iklan, harus disediakan fitur hapus iklan ini, tentunya dengan membayar untuk menggunakan fitur ini.
  5. dan masih banyak lagi

 

6. Membuat Video Tutorial

Menurut saya, saat ini video adalah media yang paling populer di masyarakat. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya. Video Tutorial sangat baik untuk mengingkatkan kepercayaan klien yang ingin bekerja dengan kita. Dengan adanya tutorial klien akan tau cara kerja kita.

Selain itu tentu tidak asing lagi dong dengan youtube. Ya, youtube bisa juga kita gunakan sebagai pasive income dari video-video tutorial yang kita buat.

Kita juga bisa membuat video premium yang bisa kita jual dibeberapa platform seperti udemy dll. Sebenarnya ini hanya istilah saya pribadi sih, intinya kita menjual video-video tutorial yang lengkap dengan kualitas yang baik secara teknis video dan isi tutorial.

 

7. Ikut Kompetisi/Perlombaan/Event tertentu

Bagi saya mengikuti kompetisi, perlombaan, maupun event apapun itu adalah wajib. Kenapa begitu? saya pribadi yang bekerja sebagai freelance memiliki lingkup teman yang cukup kecil, bahkan hampir tidak punya teman karena jauh-jauh. Jadi tau kan kenapa tidak disarankan bekerja freelance bagi yang masih jomblo/belum menikah wkwk. Tapi saya pribadi freelance sudah sejak kuliah.

Nah, dengan mengikuti event kita pasti bertemu orang-orang baru dan dapat memperluas lingkup pertemanan. Apalagi kalau dalam perlombaan / kompetisi, akan lebih banyak lagi orang-orang hebat yang bisa kita temui, bisa kita ajak untuk berdiskusi dan kita serap ilmunya sebanyak mungkin.

Selain itu jika kita bisa menang dalam sebuah kompetisi/perlombaan tentunya ada uang yang masuk ke rekening kan. Jadi bisa menambah penghasilan. Meskipun tidak bisa dibilang penghasilan yang pasti karena jika kalah biasanya juga tidak dapat apa-apa, tapi memperluas lingkup pertemanan juga akan memperluas kesempatan berpenghasilan yang lebih tinggi.

 

Kesimpulan

Nah, itu tadi adalah beberapa hal yang dapat menghasilkan uang jika berkerja sebagai freelance developer. Semua hal diatas adalah 90% berdasarkan pengalaman saya pribadi saja, jadi kemungkinan besar masih banyak sumber penghasilan lain yang bisa kita dapatkan untuk bekerja sebagai freelance game developer.

Dari berbagai cara diatas, mana gan yang paling menguntungkan, atau menghasilkan uang paling banyak?

Jawabannya adalah, dari event dan perlombaan. wkwk saya tau emang aneh sih, bisa dibilang hasilnya tidak menentu tapi kok bisa menghasilkan paling banyak. Mungkin kasusnya cukup jarang yang seperti ini. Saya pribadi sangat sering mengikuti lomba-lomba yang ada di indonesia. dan beberapa kali mendapatkan juara. Jadi hadiahnya juga lumayan.

Jika di persentase, 40% adalah dari perlombaan, dan sisanya dari 6 cara lainnya.

Terima kasih sudah berkunjung 🙂

Semoga Bermanfaat


Akbar

Bersenang-senang dengan belajar dan berbagi

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *