Pengalaman Belajar Unity3D Secara Otodidak

Dipublikasikan oleh Akbar pada

Pengalaman Belajar Unity3D

Pengalaman Belajar Unity3D

Halo gaes, kali ini saya lagi pengen cerita tentang pengalaman belajar unity3d nih. Ada sedikit cerita unik tentang bagaimana cara admin belajar unity3d dulu.

Oke langsung aja, jadi dulu waktu masih kuliah saya termasuk anak yang sangat tertarik dengan dunia programming. Hingga akhirnya saya sempat jadi asisten praktikum untuk mata kuliah algoritma dan struktur data, bahasa pemrograman, Pemrograman Grafik, dll.

Ketika menjadi asisten praktikum saya akhirnya mempunya circle pertemanan baru di laboratoritum. Saya memiliki banyak teman asisten praktikum yang memiliki pengetahuan tentang pemrograman yang luar biasa.

Singkat cerita saya diajak teman saya untuk ikut lomba Gemastik di tahun 2014, disinilah saya bener-bener mulai belajar unity3d. Disini saya bertugas sebagai desainer, jadi keseharian saya adalah mendesain dan melihat teman saya yang lagi developing di unity3d. Saat semua tugas saya sudah selesai, saya mencoba untuk ikut membantu development di unity. Waktu itu saya hanya membantu menyusun layout di unity3d. karena pengetahuan memang masih minim, hanya berdasarkan melihat teman.

setelah itu saya mulai belajar sedikit-sedikit agar bisa membantu lebih banyak, seperti animasi, memasukan variable, penambahan komponen, dll. pokoknya yang masih ringan-ringan banget.

Nah, disitulah saya mulai tertarik dan akhirnya mulai belajar sendiri. Saya belajar benar-benar otodidak, tidak dari kursus, tidak dari buku, dan tidak dari perkuliahan. Trus bagaimana saya bisa belajar unity waktu itu?

Sebelum masuk ke inti cerita, mungkin jika ada yang belum tau apa itu unity3D, bisa di baca melalui link berikut:

Apa itu Unity 3D ?

Oke mari kita lanjut, berikut pengalaman belajar unity3d yang saya alami dan lakukan selama ini.

Bagaimana Saya Belajar Unity3D?

Pada dasarnya saya memang belajar otodidak. Mulai dari internet, bertanya teman yang lebih tau, dan latihan dengan mengikuti kompetisi-kompetisi. Namun saya tidak benar-benar belajar otodidak dari 0. Saya sedikit memiliki pengetahuan dasar pemrograman yang saya dapatkan waktu kuliah. Pemrograman dasar juga bisa kalian dapatkan bagi pelajar di SMK. Oke Lanjut….

Belajar Dasar Pemrograman

Waktu kuliah saya belajar tentang struktur dasar algoritma dan pemrograman. Bahasa pemrograman yang di pakai waktu itu adalah java. Bagi saya algoritma adalah hal yang paling penting saat mulai belajar game development. Kalian akan mudah beradaptasi dengan tools apapun dan bahasa pemrograman apapun jika memiliki skill algoritma yang bagus. Kalian dapat melatih skill algoritma dengan sering menyelesaikan masalah dalam pemrograman, bermain game, dll.

Melihat Orang Lain yang Sedang Melakukan Development Mengguanakan Unity

Saya memang cukup beruntung karena memiliki beberapa teman yang suka dengan hal baru. Saat itu salah satu teman saya sedang belajar unity untuk membuat game yang akan diikutkan lomba. Kebetulan saat itu saya juga diajak dalam tim sebagai ilustrator dan desain grafis. Saya pun melihat bagaimana teman saya belajar dan melakukan proses development dalam unity. Dengan melihat orang lain yang melakukan development, kita akan mengetahui seberapa rumit alur development.

Mulai Membantu Orang Lain yang Sedang Mengerjakan Project

Jika kalian pernah magang di sebuah perusahaan game developer maka kalian cukup beruntung. Saya sama sekali tidak memiliki kesempatan itu, maka yang saya lakukan adalah mencoba membantu teman saya yang sedang membuat project. Saat itu saya masih sangat awam dengan unity. Nah dengan membantu teman setidaknya kita akan diberitahu alurnya seperti apa dan caranya bagaimana dalam melakukan pekerjaan tersebut.

Belajar Dari Internet

Pada dasarnya saya benar-benar belajar secara mandiri. Saat saya mulai membantu orang lain dalam projectnya, saya benar-benar mengandalkan internet untuk berbagai kendala yang saya alami. cukup ketikan permasalahan kalian di google, maka berbagai solusi akan segera muncul di depan mata anda. Tentunya tidak ada solusi yang instan. misal anda ingin pembuatan puzzle game, tentu nya anda perlu mencari tentang drag n drop, collision detection, dan semua fungsi yang dibutuhkan dalam membuat game puzzle.

Mengikuti Kompetisi

Kompetisi dapat kita gunakan sebagai daya pacu untuk belajar. Sebagai penyemangat untuk mencapai tujuan. Tidak sedikit teman-teman saya yang sudah belajar cukup jauh akhirnya menyerah begitu saja karena tidak memiliki tujuan.
Selain itu, Kompetisi juga dapat kita gunakan untuk menambah pengetahuan dan Jaringan. Saat kompetisi kita pastinya akan membuat karya terbaik yang bisa kita buat saat itu. Dan tentunya kita pasti akan belajar banyak dari situ.

Ambil Peran Lead Programmer Dalam Sebuah Tim Project

Saat itu saya dan teman-teman mencoba untuk ikut kompetisi Microsoft Imagine Cup yang diselenggarakan oleh microsoft. Saya mengumpulkan teman-teman saya untuk bekerjasama. Saat itu saya sudah memiliki konsep yang cukup bagus dan cukup besar. Disinilah skill saya berkembang sangat pesat. Memang dalam mengerjakan project terdapat tekanan dan tanggung jawab yang cukup berat. Tapi semuanya terbayar dengan pengetahuan yang didapat. Meskipun saya dan teman-teman hanya mencapai di final 3 besar indonesia. Tapi bagi saya itu sudah cukup membanggakan bagi developer pemula seperti saya.

Mulai Mencari Uang 😀

Sedikit demi sedikit saya mencoba mencari cara mendapatkan uang dengan kemampuan game development. Ada beberapa cara agar bisa menghasilkan uang dari game development. Bisa sebagai freelancer dll. Untuk lebih lengkapnya anda bisa mengunjungi link berikut
Cara Mendapatkan Uang Sebagai Indie Game Developer (Coming Soon)

Terima kasih sudah berkunjung 🙂

Semoga Bermanfaat

#unity3d #belajarunity3d


Akbar

Bersenang-senang dengan belajar dan berbagi

1 Komentar

Apa itu Unity 3D ? - Akbar Project · Oktober 9, 2019 pada 5:48 am

[…] Pengalaman Belajar Unity3D Sebagai Indi Game Developer […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *